Kalau sekarang di tahun 2012 merayu cewe itu mesti pake kata – kata …”bapak kamu anu ya?” dan kata – kata seperti itu lah. Yaaa, mungkin sudah zaman nya sekarang harus begitu. Tapi dulu dizaman saya muda, angkatan 90 an, tata cara berkenalan atau pendekatan atau merayu cewe itu memang berbeda. Berikut saya bagi ilmu dan pengalaman “teman” saya.

Tips 1.

Anda berada di dalam angkutan kota atau berada di dalam sebuah ruangan dimana disitu ada cewek cantik.

“Maaf, sekarang jam berapa ya?” (padahal anda punya jam tangan, atau diruangan itu terpampang jam dinding yang gede. Tapi dulu trik ini sering berhasil hehehe. kalo cewek nya merespon baik, lanjuuut.  Tapi kalo respon nya kurang baik, misalnya doi jawab “…jam 12 malem mas…” padahal masih siang, jangan diterusin  “gak punya mata apa, tuh kan ada jam dinding !”, lebih baik mundur teratur, dan cari target lain. Women like this, are very dangerous)

“ehm-ehm” , bila perlu batuk – batuk berdahak (dehem dehem dan batuk – batuk kayak orang TBC, siapa tau ceweknya kasian sama kamu hehe).

Nawarin permen atau makanan lain. Tapi zaman sekarang banyak orang dibius lewat minuman atau makanan kecil. jadi, dengan trik ini kemungkinan besar anda dicurigai sebagai pembius. Kemungkinan terjelek, anda digebukin orang – orang.

Tips 2.

Anda berada dalam sebuah pesawat terbang, atau bus antar kota atau kereta api dalam suatu perjalanan yang jauh.

Misalkan anda dalam bus antar kota yang menuju Kota Bandung, sebelah anda wanita cantik. Anda harus mengatur strategi pembagian waktu. Jangan baru duduk langsung nyerbu, santai. Kira – kira 5 menit lagi doi mau turun dari bus, baru ngomong… hehe… (telat), ya jangan lah. Yaaah, kira – kira 20 menitan setelah berangkat anda coba berkomunikasi. Katakan :”mau ke Bandung mbak?” yeee, udah tau bus-nya jurusan bandung, pake nanya lagi, kayak kondektur saja. Ganti pertanyaan, …”mau ke Jepang mbak?” dijamin, doi bakal menyangka anda psikopat… glekk..

“Sendirian aja mbak?” jawaban si mbak kemungkinan besar : nggak, barengan orang se bus.

“Bisa pinjem majalahnya/korannya?”. Kalau boleh (pasti boleh, asal jangan pinjem duit aja), ambil aja trus bolak – balik sebentar seperti orang baca, trus simpan lagi sambil katakan terimakasih. Selanjutnya terserah anda…

“Mau terus kemana di Bandung nya mbak?” kalau dia jawab, anda direspon. Kalau dia tidak menjawab, berarti dia ketakutan lihat wajah anda yang mirip garong hehehe.

Tips 3.

Anda punya gebetan di sekolah atau di kampus, tapi malu bicara langsung.

Titip salam sama sahabat dekatnya sesering mungkin. “Eh, tolong salamin sama si anu ya, dari saya. Nih buat kamu ada voucher telpon 50 ribu sebagai ganti ongkos nyalamin” (tapi dulu zaman saya sma belum ada handphone ya, kalo pas kuliah ada sih)

Sering – seringlah nongkrong di “jalur sutera”. Maksudnya, jalur yang sering dilewati si do’i sehari – hari di sekolah atau di kampus. Pura – pura saja lagi ngapain gitu, bisa pura – pura sedang membaca, sedang zikir, sedang ngobrol bareng teman, sedang bersih – bersih, dll. Bila perlu, pasang tenda disitu, live there brother!. Lama kelamaan karena kamu sering berada di rute sehari-harinya, do’i suatu waktu pasti ngeh deh. Karena ada pepatah, …. cinta bersemi karena sering bertemu….

Aktiflah di ekskul yang diikuti si do’i, buatlah dia berfikir kalau kamu juga punya interest yang sama (walau terpaksa… pengorbanan).

 Itulah beberapa tips jadul yang bisa saya sarankan. Kemungkinan keberhasilan tentu saja tergantung kepada : 1. Wajah anda (ganteng atau tidak), 2. Dompet anda, 3. Pake apa anda (maksudnya, bawa motor, mobil atau on foot alias nikreuh, bhs. Sunda)

 Good luck, meskipun jadul tapi sering berhasil. Sukses brader!