Ya, itulah yang sering dialami banyak orang di Indonesia termasuk saya. Sudah jadi kebiasaan masyarakat kita kalau menghadiri acara rapat atau ibadah Sholat Jum’at di mesjid juga yang dating duluan memilih duduk dibarisan belakang. Sehingga yang datangnya belakangan mau tidak mau jadi duduk di barisan depan.

Yaaaa… sudah terlambat datang duduk di depan pula , betapa malunya.

Coba saja ingat-ingat kalau hari jumat ke mesjid untuk sholat jumat datangnya agak terlambat. Begitu kita celingak – celinguk ke depan ternyata didepan masih ada beberapa tempat yang kosong. Terpaksa lah kita ngelangkahin orang yang lagi khusyu mendengarkan khutbah jumat sambil bilang ”maaf …. maaf ….. maaf” dengan suara yang kecil sekali.