Sebaiknya Amerika jangan pongah dulu. Ini kisah nyata dan fakta.
Ceritanya NASA yaitu badan Angkasa Luar Amerika itu kan sedang getol – getolnya mengeksplorasi Planet MARS. Berbagai macam usaha dilakukan dengan mengeluarkan biaya milyaran dolar untuk dapat mengetahui lebih dalam tentang MARS dengan maksud menjadikan MARS koloni manusia dimasa depan.

Pada suatu waktu, sudah lengkaplah persiapan Amerika mengirimkan manusia ke Planet MARS. Semua warga amerika bersemangat dan tegang menyaksikan detik – detik peluncuran wahana ulang alik yang mengirimkan “manusia pertama” ke MARS. Mulai dari presiden sampai tukang parkir ikut bangga dengan keberhasilan NASA mengirimkan pesawat ruang angkasa ber-awak manusia ke MARS. Pada saat yang sudah diperhitungkan maka berangkatlah pesawat tersebut ke MARS.

Karena jauhnya perjalanan ke MARS, maka beberapa bulan setelah peluncuran tibalah pesawat kebanggaan warga amerika tersebut ke MARS. Sang pimpinan astronot memberikan instruksi kepada seluruh awak untuk bersiap memasuki orbit MARS dan siap siaga menghadapi segala kemungkinan. Karena saat – saat pendaratan hampir tiba, maka dilakukanlah siaran langsung dengan Planet Bumi, LIVE dari Pesawat Ulang Alik. Maksudnya biar manusia di Bumi menyaksikan saat – saat bersejarah bagi perkembangan umat manusia.

Sang pimpinan astronot dengan pongah berkata “salam buat semua umat manusia di Bumi, saat ini kami sedang bersiap untuk melakukan pendaratan di MARS yang merupakan satu lagi langkah besar umat manusia dalam menjelajahi angkasa. Tentu saja AMERIKA yang akhirnya mewakili umat manusia di BUMI”. Setelah melalui upaya pendaratan yang berbahaya (karena teknologi pas – pasan) akhirnya mendaratlah pesawat NASA tersebut di tanah Planet MARS.

Dengan bangga sang pimpinan astronot bersiap keluar pesawat sambil melambai ke arah kamera. NAMUN alangkah terkejutnya sang astronot dan semua pemirsa televisi di BUMI ketika melihat ke luar pesawat, ternyata disana sudah ada RUMAH MAKAN PADANG dengan tulisan “SALERO BUNDO – MASAKAN MINANG”

Ternyata orang padang lebih cepat membaca peluang dibanding NASA hahaha. Mereka sudah tau jauh – jauh hari bahwa di MARS bakalan ramai. Memang bener kalau warung Padang itu ada dimana – mana. Salut, salut, salut.