Suatu waktu di akhirat terjadi keributan pada antrian masuk di gerbang akhirat. Alkisah pintu akhirat macet gak bisa ngebuka. Entah sistem hidrauliknya atau apanya lah yang rusak. Dikarenakan antrian cukup panjang, Malaikat penjaga gerbang akhirnya memutuskan mengadakan pelelangan di tempat.

Malaikat berkata : “dikarenakan gerbang akhirat macet mendadak, kami akan melelangkan pekerjaan perbaikan gerbang akhirat. Kepada penawar terendah akan dapat proyeknya. Untuk mempercepat proses lelang, kita hanya menerima 3 penawaran”.

Lalu pelelangan pun dimulai. Setelah menunggu beberapa saat, majulah seorang Amerika yang terkenal dengan kemajuan teknologinya.

Amerika : “Saya mengajukan penawaran untuk perbaikan gerbang dengan total estimasi biaya termasuk PPN dan lain – lain sebesar 10.000 Dollar Amerika !!!”

Tak lama kemudian majulah seorang Jepang yang terkenal dengan teknologi yang efisien dan murah.

Jepang : “Kalau saya, berikan saja saya 5000 Dollar Amerika. Saya akan bereskan semua”.

Wah, gila juga si jepang, teknologinya bisa memotong anggaran sampai 50% si amerika  (kata malaikat dalam hati).

Malaikat : “Saya membutuhkan satu penawaran lagi untuk menutup lelang ini”

Akhirnya, dengan wajah dan gaya yang sangat yakin pasti menang, majulah seorang Indonesia ke dekat malaikat.

Malaikat (dalam hati) ” ….”gila nih indonesia, seinget gue di indonesia gak ada teknologi yang canggih yang bisa beresin gerbang akhirat yang super canggih ini”.

Indonesia : Pak Malaikat, saya mengajukan penawaran 15.000 Dollar Amerika !!!”

Malaikat yang mengharapkan penawar terakhir lebih rendah dari Jepang menjadi kaget.

Malaikat : ” Gila lu, masa nawar 15.000, kan lu tau sebelum lu si Jepang udah nawar 5000 dolar”

Si Indonesia mendekat kepada Malaikat dan membisikan sesuatu di telinga malaikat.

Indonesia : “….. sssst jangan ribut Pak Malaikat. Uang yang 15.000 dolar itu, 5000 kasih si jepang buat beresin gerbang yang macet, 5000 buat Pak Malaikat, 5000 lagi buat saya. Ok gak pak….???”