Tiket Bullet Train atau CRH

Tiket Bullet Train atau CRH

Untuk booking tiket KA Cepat (Bullet Train / China Highspeed Railway / CRH) di China bisa dilakukan dengan beberapa cara. Lewat internet, minta bantuan hotel atau datang langsung ke station KA. Setiap Station KA di China menjual tiket Kereta Api untuk berbagai jenis dan berbagai tujuan. Jadi meskipun di station KA tempat kita beli tiket tidak ada KA jurusan ke Kota Beijing (misal), tapi ia tetap bisa melayani pembelian tiketnya.

Semua tiket KA pada waktu saya dan teman travelling di China dibeli disana. Tidak dibooking via internet dari Indonesia. Maklumlah, khawatir repot lagi nanti pas udh di China cara nuker tiketnya. Kita skip saja cara pemesanan tiket KA via internet secara saya juga tidak tahu.

Hangzhou ke Shanghai

Setelah bermalam 1 malam di tepi Danau Xi Hu di Hangzhou, keesokan harinya kami akan berangkat ke Shanghai. Kami sudah tanya ke petugas Hostel untuk dibantu memesankan tiket Bullet Train dari Hangzhou ke Shanghai. Tapi kata petugas hostel bisa langsung aja di station karena station nya juga jaraknya deket dari hostel kami.

Bayangan mendapatkan tiket CRH Hangzhou – Shanghai dengan mudah akhirnya memudar di otak saya ketika pertama nanya sopir taxi ke station KA saja sudah susah, kendala bahasa lagi nih. Untunglah ada seorang mahasiswa China yang membantu kami mengkomunikasikan ke sopir taxi untuk membawa kami ke station KA.

Tiba di station, ternyata yang namanya station KA Hangzhou itu gueedddee bangettt dan modern. Sekarang tibalah giliran untuk berbingung – bingung mencari tempat loket penjualan tiket. Jangan ditanya masalah kepanikan kami. Ditengah ribuan orang berlalu lalang kami berusaha mencara petunjuk keberadaan loket untuk pembelian tiket. Setelah bolak – balik sekitar 30 menit dan bertanya pada sekitar 4 orang, barulah kami menemukan lokasi loket untuk pembelian tiket CRH ke Shanghai.

Gedung khusus loket tempat penjualan tiket KA ternyata terpisah dengan gedung untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang. Gedung loket adalah bangunan tersendiri disisi kanan bangunan utama (lihat gambar). Pada gedung ini terdapat sekitar 30 loket yang berjejer. Tolong diingat, dari sekitar 30an loket tersebut, ada satu loket khusus untuk “foreigner” (orang asing / tourist). Itu adalah loket yang paling tengah. Diatas kaca depan loket ada tulisan “FOREIGNER” dan “TICKET” atau apa gitu dalam huruf latin. Sedangkan 29 loket lainnya…… yaaaa… tulisannya semua dalam huruf kanji China.Antrilah anda di loket foreigner kalau mau aman. Mengapa saya bilang kalau mau aman? Karena sebenarnya kita bisa beli tiket disemua loket tersebut, tapi petugas loket yang bisa berbahasa inggris kayaknya yang diloket foreigner aja (ini dugaan saya aja loh).

Setiap loket hebatnya dijaga oleh petugas militer. Saya gak yakin apakah militer atau petugas keamanan station. Tapi warna seragamnya hijau. Rata – rata antrian disetiap loket pada saat saya mengantri jam 11 siang waktu itu sekitar 20 sd 25 orang. Kurang lebih dibutuhkan waktu 40 menit untuk sampai dilayani. Jadi saran saya sebaiknya anda menyesuaikan waktu keberangkatan kereta. Tapi jangan khawatir, keberangkatan dari station ini tergolong sering utk tujuan Shanghai.

Kereta di China diberi kode sendiri – sendiri sesuai dengan jenis kereta dan tujuannya. Untuk Bullet Train atau CRH dari Hangzhou ke Shanghai kode kereta CRH adalah “G”. Di tembok sebelah kiri dalam ruangan tempat loket berada terdapat papan elektronik yang memperlihatkan jadwal keberangkatan kereta. Perhatikanlah jadwalnya, disitu ada nama kereta, tujuan dan jam keberangkatan. Saya menyarankan untuk membeli tiket sehari sebelumnya supaya kita tidak diburu waktu. Tiket CRH kami dari Hangzhou ke Shanghai adalah kode G7422 dengan harga tiket 82 Yuan untuk kelas seat soft (kursi kayak di pesawat gitu lah) dengan tujuan stasion Shanghai Hongqiao.

Perjalanan dari Hangzhou ke Shanghai yang berjarak sekitar 160 Km ditempuh hanya sekitar 30 – 40 menitan. Maklumlah, sang Kereta bisa ngacir sampai kecepatan 340 Km/Jam. It’s amazing …

Shanghai ke Beijing

Untuk menuju Beijing dari Shanghai, kami berencana tetap menggunakan kereta CRH. Jarak Shanghai ke Beijing sekitar 1150 Km akan kami lalui dengan tidur di kereta. Jadi itung – itung hemat biaya nginep juga hehe.

Untuk membeli tiket kereta dari Shanghai ke Beijing, selain datang langsung ke Station KA kita bisa beli lewat semacam counter KA di Hotel Wu Gong didekat Nanjing Road. Disitu ada dibuka 1 loket untuk melayani pembelian tiket KA. Namun jika anda sudah fix jadwal keberangkatan menuju Kota berikutnya, saya sarankan ketika anda tiba di Station Shanghai Hongqiao dari Hangzhou anda langsung beli tiket KA untuk ke Beijing sebelum anda menuju hotel.

Pilihan harga tiket Shanghai – Beijing ada beberapa. Setau saya cuma ada hard sleeper dan soft sleeper. Tidak ada tiket untuk duduk di kursi untuk KA ke Beijing ini. Mungkin karena perjalanan jauh dan lama. Kenapa saya berkesimpulan begitu? Soalnya waktu saya dan teman – teman naik Kereta itu ke Beijing, kami hitung gerbongnya Cuma ada sekitar 6 atau 7 gerbong saja. Tiap – tiap gerbong saya selusuri hanya ada kompartemen – kompartemen, tidak ada kursi.

Proses pembelian tiket dari Shanghai ke Beijing tidak sesulit waktu kami beli tiket dari Hangzhou ke Shanghai. Belajar dari pengalaman, kami beli tiket 1 hari sebelum keberangkatan. Main aman lah hehehe. Kode tiket untuk CRH dari Shanghai ke Beijing adalah kode “D”.  Tiket CRH kami dari Shanghai ke Beijing adalah kode D322 dengan harga tiket 655 Yuan untuk kelas soft sleeper dengan tujuan station Beijing South.

Kompartemen kelas soft sleeper ini sangat mewah dan nyaman untuk ukuran saya. Dengan fasilitas 4 buah tempat tidur lipat setiap kompartemen dan TV Flat disetiap tempat tidur, menjadikan perjalanan anda sangat nyaman. Toilet yang modern dan sangat bersih terdapat disetiap gerbong. Lebih bagus dari toilet pesawat. Disamping itu yang membuat kita betah di CRH adalah petugas KA nya cuantikk – cuantikkk. Mirip – mirip artis mandarin lah, muantappp. Sesuai lah dengan harganya, dijamin gak nyesel.

Kami berangkat dari Station Shanghai Hongqiao jam 9:45 malem dan nyampe ke Station Beijing South Jam 7 pagi. Perjalanan tidak terasa, malah masih betah di kereta pas udah nyampe Beijing. Sebenernya ada juga pilihan jadwal untuk siang hari, tapi kayaknya mendingan malem aja deh, sekalian tidur. Sayang lah udah jauh – jauh ke China koq siang hari bengong di kereta. Kan kalau siang itu jadwal kelayapan.

Oh iya, harga tiket untuk tempat tidur dibawah dan tempat tidur diatas lebih mahal 50 Yuan yang dibawah. Mungkin kalo dibawah enak gak ribet. Jadi lebih mahal. Makanya kalo berangkatnya ber 4 kayak saya pas banget sama kapasitas kompartemen. Kalo Cuma berdua atau sendiri siap2 aja tidur bareng orang asing hehehe. Tapi positifnya bisa berlatih bahasa China kan.

Beijing ke Tianjin

Sehubungan tiket pesawat pulang kami berangkat dari BINHAI INTERNATIONAL AIRPORT di TIANJIN yang berjarak sekitar 140 km dari Beijing, maka kami sekali lagi akan menggunakan jasa kereta CRH alias Bullet Train untuk menuju kesana. Awalnya saya mencoba meminta bantuan petugas hotel untuk booking via telepon. Namun kami lagi kurang beruntung karena ternyata sistem booking tiket di station lagi ada gangguan. Akhirnya terpaksa dengan gagah berani kami pergi ke Station Beijing pada jam sibuk sore (sekitar jam 5 sore) dibawah suhu dingin -6o Celcius. Gagah berani kan???

Di Beijing ada 2 stasiun KA besar yaitu Beijing Railway Station dan Beijing South Railway Station. Dari hotel Forbidden City tempat kami menginap ke Beijing Railway Station berjarak sekitar 3 Km atau sekitar 6 – 8 blok (kira – kira, maaf kalo salah). Kami pergi bertiga menuju kesana jam 5 sore itu, pemilihan waktu yang salah!. Karena kami telat bangun akibat menyempatkan utk tidur dulu siang itu akibat kelelahan. Jam 17:00 merupakan jam sibuk. Sangat susah sekali utk mendapatkan taxi di jam sibuk di Beijing, susah banget. Terpaksalah kita jalan kaki di udara dingin menggigil menuju stasiun. 3 Km berbekal peta tampa nanya – nanya loh !!. Soalnya malah nambah bingung kalo nanya orang hehehe, kendala bahasaaaa.

Berbekal pengalaman beli tiket waktu di Hangzhou, saya udah tulis dengan huruf besar – besar di kertas kosong. Maksudnya untuk diperlihatkan pada petugas loket biar dia ngerti. Gak pake bicara maksudnya. Meskipun petugas loket “foreigner” ini bisa berbahasa inggris, namun saya mengantisipasi aja barangkali dia tidak fasih.

Tempat loket penjualan tiket berada di paling kanan station. Begitu kita nyampe ke Beijing Railway Station, setelah nyebrang pake eskalator, kita langsung menuju bangunan paling kanan. Antrian waktu itu lumayan panjang, sekitar 20 orang. Kami antri sekitar 30 menitan. Sampai di depan loket saya langsung tunjukan kertas saya yang bertuliskan “ 4 TICKET BULLET TRAIN / HIGHSPEED TRAIN TO TIANJIN FOR TOMORROW, 19 JANUARY 2011” Petugas membaca sebentar, kemudian dia tanya jam berapa. Saya jawab sekitar jam 9 – 10 pagi aja dalam bahasa inggris. Kemudian dia mencari di komputernya. Dia minta di cek sambil menyebutkan harganya. Saya lihat dengan teliti, ingat, harus teliti ya. Waktu keberangkatan oke, tujuan oke ke Tianjin, tapi dia salah tanggalnya. Saya bilang lagi, “for tomorrow, please check the date !!”. Dia ngecek lagi dan bilang “sorry !”. Kemudian dia cari lagi dan akhirnya saya dapatkan tiket saya.

Tiket CRH dari Beijing ke Tianjin adalah kode “C”. Bullet Train kami bernomor C2017 seharga 58 Yuan yang akan berangkat dari Station Beijing South menuju Station Tian Jin. Kelasnya adalah pake kursi kayak dipesawat lagi karena deket.

Gedung Loket Tempat Beli Tiket di Hangzhou Railway Station

Gedung Loket Tempat Beli Tiket di Hangzhou Railway Station

About these ads